Mitos dan Logos: Bukan Pertentangan, Melainkan Dua Sayap Jiwa Manusia
Kelahiran filsafat sering disederhanakan sebagai kemenangan logos atas mitos. Namun sastra klasik membuktikan keduanya selalu berdampingan.
Dialektika Narasi dan Rasionalitas
Nama penerbit kami, Mitoslogos, berakar dari kesadaran bahwa manusia adalah makhluk yang mendambakan makna simbolik (homo mythicus) sekaligus pencari kebenaran rasional (animal rationale).
Plato sendiri, sang filsuf agung rasionalitas, selalu memanggil kembali mitos—seperti Mitos Er atau Alegori Gua—ketika bahasa dialektika murni mencapai batas pengungkapannya. Mitos memberi kita orientasi eksistensial dan resonansi emosional, sementara Logos menguji ketepatan dan koherensinya.
Dewan Redaksi Mitoslogos
Ditulis untuk Dewan Riset Literatur Penerbit Mitoslogos Sindikat.
Bacaan Selanjutnya
Organon: Mengapa Logika Aristoteles Tetap Menjadi Kompas di Era Kecerdasan Artifisial
Di tengah ledakan komputasi dan model prediktif modern, Organon karya Aristoteles mengingatkan kita pada fondasi terdalam kategorisasi dan penalaran deduktif.
Wawancara RedaksiCatatan Penerjemah: Menghidupkan Bahasa Latin Ovidius ke Dalam Bahasa Indonesia
Dibalik 15 buku puisi heksameter Ovidius, terdapat pergulatan linguistik untuk merawat keanggunan rima tanpa mengorbankan ketajaman alegori.
