Kategori Mitos
10 karya klasik mengenai kosmologi purba, narasi utopia, epos heroik, fabel moral, dan satire agung kemanusiaan.
Adous Huxley
Brave New World
Distopia profetik paling berpengaruh yang menggambarkan negara dunia masa depan di mana reproduksi biologis digantikan oleh inkubasi genetis laboratorium dan penderitaan disingkirkan lewat obat bius soma, merenggut martabat dan kebebasan sejati manusia.
Jonathan Swift
Gullivers Travel
Mahakarya satire alegoris abad pencerahan Inggris. Melalui petualangan Lemuel Gulliver ke Lilliput, Brobdingnag, Laputa, hingga tanah para kuda Houyhnhnm, Swift melucuti kesombongan rasio manusia, kebusukan politik kekuasaan, dan kerapuhan moralitas.
Ibn Thufais
Hayy bin Yaqzan
Roman alegoris filosofis mahakarya peradaban Islam Andalusia. Mengisahkan Hayy bin Yaqzan yang tumbuh sendirian di pulau tak berpenghuni disusui seekor kijang, hingga melalui observasi murni dan perenungan rasional mampu memahami struktur kosmos dan hakikat Wujud Tertinggi.
Pliny
Natural History
Karya ensiklopedis raksasa peninggalan Plinius Tua dari zaman Romawi Kuno yang merangkum keseluruhan kosmos: astronomi, meteorologi, geografi, antropologi, zoologi, botani, kedokteran kuno, dan keajaiban mitologi alam purba.
Francis Bacon
New Atlantis
Kisah utopia filosofis Francis Bacon tentang pulau tersembunyi Bensalem. Di sana terdapat Rumah Salomo, institusi pelopor metode riset ilmiah dan eksperimen alamiah untuk memperluas kedaulatan manusia atas alam.
Aesop
Short Stories and Fables
Himpunan fabel legendaris Yunani Kuno yang sarat alegori moral, kebijaksanaan purba, dan kritik tajam atas watak manusia melalui metafora dunia hewan, alam semesta, dan dewa-dewi Olympus.
Anonim
The Epic of Gilgamesh
Epos tertua di dunia yang dipahat pada lempeng tanah liat Mesopotamia. Mengisahkan kepahlawanan Raja Gilgamesh dari Uruk, persahabatan sejati dengan manusia liar Enkidu, serta pengembaraan sunyi mencari rahasia keabadian hidup setelah kematian merenggut sahabatnya.
Thomas Moore
Utopia
Sebuah narasi visioner dan fiksi filosofis monumental tentang tatanan masyarakat kepulauan ideal. Melalui percakapan Raphael Hythlodaeus, Thomas More mengkritik ketimpangan feodal Eropa seraya merumuskan konsep kesetaraan, kepemilikan bersama, dan keharmonisan sipil.
