Kategori Logos
10 karya puncak tentang logika deduktif, metode ilmiah, metafisika, dan penyelidikan kritis atas hakikat pengetahuan.

ORGANON — Aristoteles
738 Halaman • Hardcover Perdana • Rilis Oktober 2026
Sartre
Being and Nothingness
Puncak risalah ontologi fenomenologis Jean-Paul Sartre. Mengkaji dikotomi mendalam antara Ada-dalam-diri (l’en-soi) dan Ada-untuk-diri (le pour-soi), ketiadaan yang merasuk melalui kesadaran, serta beban mutlak kebebasan manusia yang dihukum untuk bebas.
Phorpirry
Isagoge
Teks pengantar kanonik Abad Pertengahan menuju Kategori Aristoteles yang merumuskan lima predikabel (quinque voces): genus, spesies, differensia, proprium, dan aksiden. Karya ini menjadi pemantik perdebatan sengit tentang Problem Universalitas.
Aristoteles
Nicomachean Ethic
Eksplorasi etika fundamental mengenai tujuan tertinggi kehidupan insan: Eudaimonia (kebahagiaan yang dicapai melalui kebajikan). Membedah kebajikan etis dan intelektual, persahabatan, serta doktrin jalan tengah (mesotes).
Plato
Nomoi
Dialog terpanjang dan terakhir dari Plato yang menyajikan rancangan praktis peraturan perundang-undangan, pembagian tanah, tatanan yudisial, serta struktur pengawasan Dewan Malam (Nocturnal Council) bagi tatanan negara kedua terbaik.
Francis Bacon
Novum Organum
Instrumen Baru bagi akal budi manusia untuk menyelidiki alam secara induktif dan empiris. Bacon membongkar Empat Berhala Pikiran (Idola Gua, Idola Pasar, Idola Teater, Idola Suku) yang selama berabad-abad membutakan penalaran rasional.
Aristoteles
ORGANON
Kumpulan karya mendasar Aristoteles tentang logika, penalaran, dan argumentasi yang menjadi fondasi ilmu pengetahuan dan cara berpikir manusia hingga hari ini. Dari kategori dan interpretasi hingga analitika, topik, dan sanggahan filosofis, buku ini menyajikan alat-alat berpikir yang tajam, terstruktur, dan relevan untuk memahami kebenaran.
Hegel
Phenomenology of Spirit
Petualangan dialektis Roh (Geist) karya G.W.F. Hegel dari kepastian indrawi paling sederhana, melewati dialektika kesadaran-diri Tuan dan Hamba, hingga mencapai Pengetahuan Mutlak dalam pengungkapan sejarah nalar universal.
Wittgenstein
Philosophical Investigations
Karya revolusioner periode akhir Ludwig Wittgenstein yang meruntuhkan konsepsi bahasa esensialis. Memperkenalkan konsep permainan bahasa (language-games) dan bentuk kehidupan, seraya menegaskan bahwa arti sebuah kata adalah penggunaannya dalam bahasa.
PD. Ouspensky
Tertium Organum
Instrumen Ketiga dalam cara berpikir manusia setelah Organon Aristoteles dan Novum Organum Bacon. Ouspensky memadukan geometri dimensi keempat, relativitas persepsi, dan mistisisme rasional untuk menyingkap misteri ruang dan waktu.
