Perjalanan Ke Mekkah: Catatan Perjalanan Haji Seorang Bupati Dari Cianjur
Sastra, SejarahAUTHOR: R.A.A WIRANATA KOESOEMA
Orang desa yang sederhana sangat mudah terbujuk untuk melakukan perjalanan haji. Namun, kendala utamanya adalah kekurangan uang. Meskipun demikian, hal ini hampir tidak pernah menjadi penghalang yang berarti, karena para badal (agen syeikh) selalu menyediakan uang tunai untuk menolong calon jemaah haji. Harta milik calon jemaah kemudian dibeli oleh para badal dengan harga yang sangat murah, jauh di bawah nilai sebenarnya. Uang pembelian biasanya hanya dibayar sebagian, sedangkan sisanya dijanjikan akan dilunasi di Mekah. Alasannya, tidak aman membawa terlalu banyak uang dalam perjalanan.
Namun, apa yang terjadi dalam kenyataannya? Begitu para jemaah tiba di Jeddah atau Mekah, mereka ditinggalkan begitu saja—tanpa pemandu dan tanpa uang. Mereka benar-benar dibiarkan menghadapi nasibnya sendiri. Bahkan beras yang mereka bawa pun ikut dibawa lari oleh para badal penipu.
Original price was: Rp159,000.00.Rp130,000.00Current price is: Rp130,000.00.



Reviews
There are no reviews yet.